Presiden Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi Menguntungkan

 
bagikan berita ke :

Selasa, 14 November 2017
Di baca 137 kali

 

ASEAN-Korea Selatan harus mampu menjaga sentimen keterbukaan ekonomi yang saling menguntungkan. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam KTT KE-19 ASEAN-Korea Selatan yang diselenggarakan di Philippine International Convention Center (PICC) Manila, Filipina pada hari Senin, 13 November 2017.

 

Presiden Jokowi menilai Korea Selatan merupakan salah satu mitra ASEAN yang paling aktif kembangkan kerja sama.

 

“ASEAN-Korea Free Trade Area (AKFTA) harus dioptimalkan. Kita juga perlu dorong agar perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership dapat segera diselesaikan,” ucap Presiden dilansir dari siaran pers Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

 

Selain itu, ASEAN-Korea Selatan harus mampu menjadi mitra untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan kita.

 

Untuk itu Presiden menegaskan bahwa semua negara anggota ASEAN sangat mengkhawatirkan situasi di Semenanjung Korea.  Sikap tegas  telah diambil oleh negara anggota ASEAN.

 

“Saya hargai posisi Presiden Moon untuk terus mengupayakan penyelesaian damai melalui dialog. Indonesia siap berkontribusi dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan di Semenanjung Korea,” tutur Presiden. (Humas Kemensetneg)

 

 

Kategori :
Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0