Alhamdulillah, Raisya Kembali

 
bagikan berita ke :

Jumat, 24 Agustus 2007
Di baca 430 kali

Didampingi Mensesneg Hatta Rajasa serta dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal, SBY mengatakan dirinya terus mengikuti perkembangan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencari Raisya. "Kapolri melapor kepada saya kemajuan di dalam mengejar mereka-mereka yang diduga menculik itu, dengan teknologi yang kita miliki, bahkan sudah bisa mengetahui daerah di mana penculik itu berada," kata SBY.

"Saya selalu minta kepada Kapolri agar kepolisian terus melanjutkan operasi kepolisiannya untuk menemukan Raisya dengan intensif. Pesan saya kepada Kapolri tadi malam adalah utamakan keselamatan Raisya. Dan begitulah, di dalam membebaskan sandera atau membebaskan orang yang diculik, usahakan sejauh mungkin dibebaskan dengan selamat. Setelah itu baru law enforcement diberlakukan," kata SBY.

Dalam dua bulan terakhir, terdapat sekitar tujuh kasus penculikan. Oleh karena itu, SBY menghimbau kepada semua pihak, terutama orang tua agar tidak lalai dan waspada terhadap jenis kejahatan seperti itu. "Marilah kita bangun suasana yang lebih tenteram," ujar SBY. "Ketentraman itu akan dapat diperoleh dengan adanya tanggung jawab dari orang tua, tanggung jawab guru, masyarakat lokal atau community watch," tambahnya.

Selain itu, SBY juga minta kepada Kapolri untuk berusaha mengungkapkan kasus terbakarnya Pasar Turi di Surabaya, Pasar Cipanas serta pasar yang ada di Semarang. "Kalau ada mastermindnya, siapakah orangnya yang melakukan pembakaran-pembakaran tersebut. Dengan demikian hukum bisa ditegakkan dengan benar," kata SBY. "Sama halnya dengan kasus penggergajian rel kereta api yang pelakunya harus dikejar terus. Kalau rel kereta api dipotong, apapun motivasinya, yang korban siapa? Rakyat kita. Yang naik kereta api siapa? Rakyat kita. Pasar tradisional kebakaran, ada sembilan ribu kios yang terbakar. Ini bukan hanya persoalan penegakan hukum, namun juga hati nurani. Sayangilah rakyat. Saya minta sekali lagi, masyarakat untuk ikut waspada, aktif kontributif dalam memelihara keamanan," kata Presiden.

 

Sumber:
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/08/24/2171.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0