Empat Pejabat Fungsional Penerjemah dukung Bali Democracy Forum (BDF) VI di Bali

 
bagikan berita ke :

Kamis, 07 November 2013
Di baca 1059 kali

Penugasan keempat orang PFP tersebut dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri, dan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP) agar dapat lebih profesional sesuai kompetensi jabatan. Keempat orang PFP itu terpilih setelah seleksi berdasarkan raihan peringkat pada Diklat Fungsional Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama Angkatan I, II, III, dan IV. Para PFP tersebut dikirim dengan dukungan dana dari instansi masing-masing. Sedianya telah terpilih sepuluh orang PFP, namun hanya empat PFP yang pada akhirnya dapat dikirim untuk turut menyukseskan acara penting bagi kemajuan demokrasi dan hak asasi manusia ini.


jfp_bdf2.jpg Keberhasilan penugasan keempat orang PFP itu diharapkan akan menjadi dasar untuk melanjutkan kerja sama antara Kementerian Sekretariat Negara dengan Kementerian Luar Negeri guna penugasan para PFP dalam berbagai kesempatan pertemuan/konferensi bertaraf internasional lainnya yang diselenggarakan di Indonesia. Dengan demikian, kesempatan untuk menimba pengalaman, mengasah kemampuan, dan sekaligus berkontribusi dalam pertemuan/konferensi internasional diharapkan juga akan terbuka bagi para PFP lainnya. (Dukjak/SHI-Humas/DAR)
Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0