Glorifikasikan Indonesia Emas 2045, Kemensetneg Gelar Setneg Mantul Goes to Campus di Universitas Mulawarman

 
bagikan berita ke :

Selasa, 20 Februari 2024
Di baca 232 kali

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) selenggarakan Setneg Mantul Goes to Campus di Universitas Mulawarman dengan tema, “Generasi Muda: Merajut Masa Depan, Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Kegiatan dimaksud terselenggara  dengan  dukungan  Universitas Mulawarman, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), bertempat  Gedung Masjaya, Ruang Teater, Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, pada Selasa (20/2).

 

Abdunnur, selaku Rektor Universitas Mulawarman, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi karena Universitas Mulawarman menjadi perguruan tinggi pertama di Kalimantan yang menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan acara Setneg Mantul edisi IKN dan Hut Kemerdekaan RI di IKN Agutus 2024 mendatang.

 

“Apresiasi yang tinggi yang kami sampaikan atas terselenggaranya kegiatan ini, tentu Unmul siap untuk memfasilitasi semua agenda bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutur Abdunur dalam sambutannya.

 

Ia pun melanjutkan, bahwa menjadi tugas bersama untuk mempersiapkan generasi muda dengan meningkatkan kualitas dan profesionalitas kelulusan kita, SDM yang memiliki inovasi, kreativitas, dan daya saing yang tinggi untuk menuju generasi emas. termasuk menjadikan  IKN sebagai salah satu pilar kemajuan bangsa.

 

Selaras dengan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Setneg Mantul kali ini, Setya Utama, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, turut menyampaikan bahwa generasi muda Indonesia menjadi landasan harapan untuk masa depan Indonesia yang gemilang. Agar mampu mencapai mimpi tersebut, seluruh masyarakat perlu menjadikan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi sebagai pilar utama mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

 

“Setidaknya ada tiga agenda utama dalam kegiatan ini, pertama bagaimana kita mempersiapkan generasi muda yang unggul, menyukseskan pembangunan IKN, dan mendorong partisipasi publik dalam perayaan HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia,” ujar Setya.

 

Melalui kegiatan ini, Eddy Cahyono Sugiarto, Kepala Biro Humas Kemensetneg, mengharapkan agar  bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini dapat ditransformasi menjadi kekuatan utama dan dipersiapkan sejak dini  sebagai modal dasar dalam menjadikan Indonesia Emas 2045 mendatang .

 

“Kami mengajak segenap generasi muda untuk dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan HUT Kemerdekaan RI di IKN mendatang serta  terus meningkatkan kualitas diri kreatif dan responsif terhadap perubahan ,mengembangkan literasi digital agar dapat meningkatkan produktifitas dan daya saing  sehingga dapat  mengakselerasi pencapaian Indonesia maju ke depannya,” pungkas Eddy.

 

Dalam sesi paparan narasumber, Sri Wahyuni, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, memberikan dukungan penuh dan perasaan bangga terhadap penetapan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan wilayah dalam program Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund.

 

“Kalimantan Timur memiliki sejarah untuk jadi pusat peradaban di tanah air, serta memiliki situasi sosial yang kondusif dan perekonomian yang tumbuh untuk mewujudkan keberhasilan wilayah sebagai Ibu Kota negara Indonesia, Nusantara,” Sri melanjutkan.

 

Dengan upaya mewujudkan wilayah Ibu Kota Nusantara yang tersegmentasi bagi bonus demografi di Indonesia, Sri Wahyuni turut mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk lebih memahami peran mereka dalam pembangunan.

 

Hal tersebut didorong dengan pertanyaan penting, mulai dari “Mau berbuat apa?”, “Akan menjadi siapa?”, hingga “Ingin bergerak di sektor mana?” yang menjadi sebuah panggilan dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan berkualitas.

 

Sebagai upaya mengenalkan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan rencana peringatan Hut Kemerdekaan RI pada Agustus 2024  mendatang  yang akan diselenggarakan di IKN , Setneg Mantul turut mengundang Tonny Agus Setiono, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang fokus menyampaikan progres pembangunan IKN  kata cerdas dan ramah lingkungan.

 

Berbagai proyek prioritas saat ini sedang dikebut pengerjannya, antara lain: pengolahan air bersih, pembuatan kabel bawah tanah, dan pembangunan jalan tol. Dalam paparannya, Tonny juga menyampaikan kesiapan wilayah IKN untuk dijadikan sebagai tempat pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI.

 

“Dengan demikian, upaya ini tidak hanya untuk menyelesaikan pembangunan secara fisik, tetapi juga sebagai fondasi yang kuat dan berkelanjutan dalam perkembangan Ibu Kota Nusantara untuk kemajuan bangsa,” ujar Tonny.

 

Wawan Purwantoro, Area Manager Kalimantan Timur–Kalimantan Utara BSI, menegaskan bentuk komitmen BSI untuk mengajak generasi muda dapat memahami perkembangan tren di level global. Dengan demikian, sikap inovatif dan kolaboratif menjadi poin penting yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kualitas SDM bagi kelanjutan masa depan Indonesia.

 

Kegiatan diakhiri dengan diskusi terbuka yang mengundang antusiasme peserta dari beberapa mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Keempat narasumber pun menanggapi dengan baik pertanyaan yang disampaikan, sehingga menjawab keingintahuan peserta mengenai perwujudan generasi Indonesia emas 2045, serta perkembangan pembangunan IKN bagi kelanjutan Indonesia.

 

Kegiatan Setneg Mantul Goes to Campus diharapkan dapat memberikan sinergi yang kuat untuk kemajuan Indonesia, menyiapkan Indonesia Emas 2045, dan menyuksekan pembangunan IKN dan rencana peringatan Hut Kemerdekaan RI 2024 di IKN  Nusantara. (KC/RAN - Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0