Keterangan Pers Presiden RI usai Pertemuan Bilateral dengan Presiden Belarus dalam Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus ke Indonesia
di Istana Merdeka, Jakarta
Yang Mulia Presiden Alexander Lukashenko, Presiden Republik Belarus, yang saya hormati Para menteri dan delegasi dari kedua negara,
Rekan-rekan media yang saya hormati.
Pertama-tama saya sekali lagi menyampaikan selamat datang kepada Presiden Lukashenko di Jakarta. Ini adalah suatu kehormatan bagi Republik Indonesia, bagi rakyat Indonesia, dan bagi saya pribadi untuk menyambut kunjungan Yang Mulia yang kedua kalinya ke Indonesia.
Lebih dari 13 tahun yang lalu, Yang Mulia melakukan kunjungan kepada Republik Indonesia dan sekarang Yang Mulia kembali ke Indonesia. Kami sangat merasa dihormati dan kami juga terima kasih kami diterima dengan baik tahun lalu di Minsk, di Belarus. Kunjungan ini menandakan semakin erat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang dengan penuh ketidakpastian.
Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan kami menghargai hubungan yang selama ini terus berkembang atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan. Saya yakin kunjungan ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus serta menghasilkan kerja sama konkret yang akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Hadirin yang saya hormati,
dalam pertemuan hari ini, saya dan Presiden Lukashenko telah membahas berbagai isu untuk memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus.
Di bidang politik, kami menyambut baik kemajuan yang telah dicapai sejak pertemuan kami di Minsk tahun yang lalu. Hari ini kedua negara telah meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan. Peta Jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret.
Di bidang ketahanan pangan, kita bertekad untuk terus meningkatkan kerja sama. Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat.
Di bidang ekonomi, kami sepakat untuk terus memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional kedua negara. Ke depan kerja sama akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta kerja sama teknologi.
Di bidang perdagangan, kami apresiasi Belarus telah menyelesaikan proses ratifikasi Perjanjian Indonesia Eurasian Economic Union Free Trade Agreement. Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut.
Di bidang industri, kami melihat peluang besar untuk meningkatkan investasi dan joint venture antara pelaku usaha kedua negara, khususnya pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.
Sementara di bidang sosial budaya dan pembangunan sumber daya manusia, kami mendorong kerja sama yang lebih erat melalui pertukaran budaya, penguatan kemitraan antara institusi pendidikan dan pelatihan vokasi.
Saya dan Presiden Lukashenko bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama di tingkat kawasan dan global. Kami akan terus mendukung upaya-upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas dunia.
Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerja sama oleh delegasi kedua negara di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan. Juga di bidang kerja sama pertahanan, hubungan kami sangat baik. Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara.
Yang Mulia Presiden Lukashenko, delegasi yang saya hormati,
sekali lagi saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia. Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini. Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Terima kasih.