Keterangan Pers Presiden usai Penyerahan Pesawat Airbus A-400M/MRTT Alpha 4001 ke Panglima TNI
di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta
Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)
Alhamdulillah, sudah mulai berdatangan alutsista-alutsista yang penting. A-400 saya kira akan menambah kemampuan kita, tadi saya diberi penjelasan. Untuk C-130 kita sudah punya kontainer ambulans udara. Saya perintahkan kita segera pesan modul ambulans udara untuk A-400. Dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan. Jadi ini nanti menambah kekuatan kita.
TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat. Jadi saya kira ini akan menambah kemampuan kita. Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa, kemudian sekian belas ribu pulau. Udara bagi kita sangat-sangat menentukan.
Dan yang sangat penting, semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah, tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional.
Saya kira itu dari saya. Terima kasih.
Wartawan
Ada berapa unit, Pak?
Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)
Kita sudah aktif 2 unit, kita sudah ada opsi 4 unit, kita mungkin negosiasi untuk kita tanda tangan 4 unit lagi. Sementara itu.
Wartawan
Tanker udara bagaimana, Pak?
Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)
Ini bisa, ini bisa juga tanker udara.
Wartawan
A-400 ini nanti akan dilibatkan dalam misi kemanusiaan di Gaza seperti untuk drop bantuan atau tidak?
Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)
Saya kira ini sangat mampu, tapi ini saya kira lebih nanti berpengaruh atau lebih berperan dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi dan sebagainya. Makanya kita bikin modul operasi udara, operasi ambulans udara, dan TNI saya perintahkan untuk menambah batalyon-batalyon kesehatan.
Jadi batalyon tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada [bencana] kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana, kita juga bisa hadir. Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu juga banyak negara bantu kita.
Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan. Waktu Turki gempa bumi besar, kita juga kirim, kita kirim dua Hercules, dan kita siap waktu itu kirim kapal. Kita sekarang masih ada tim kesehatan di Gaza, bersama UAE, Emirates, masih ada di situ. Saya kira itu dari saya.
Terima kasih semuanya.