Kolaborasi Mendukung Indonesia Maju, Kemensetneg Sambangi Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis FEB UNDIP

 
bagikan berita ke :

Kamis, 12 Maret 2020
Di baca 197 kali

Berbicara mengenai inovasi dan kreativitas tidak lengkap jika tidak membahas perguruan tinggi di Indonesia. Kamis (12/3), Asisten Deputi Hubungan Masyarakat (Asdep Humas) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Eddy Cahyono Sugiarto dan tim melakukan kunjungan singkat ke Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk menjajaki kolaborasi kelembagaan dalam mendukung terciptanya SDM Unggul untuk Indonesia Maju.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Cahyono diterima oleh Dekan FEB UNDIP, Suharnomo, dan berkesempatan mengunjungi salah satu inovasi kreatif yang telah dilakukan oleh FEB UNDIP, khususnya dalam bidang kewirausahaan yaitu Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (KKIB) yang dilengkapi dengan fasilitas antara lain,  Co-Working Space, iLabsPro, iStudio, The Inspiration Space, serta beberapa inkubator bisnis. Kunjungan tersebut merupakan salah satu cara Kemensetneg untuk memperkenalkan beragam inovasi yang telah dikembangkan Kemensetneg sehingga diharapkan dapat menebar semangat berinovasi di kalangan generasi muda.

 


Asdep Humas, Eddy Cahyono menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi yang telah dikembangkan FEB UNDIP dan hal tersebut sejalan dengan spirit Kemensetneg dalam berinovasi  agar dapat menjadi teladan dalam penerapan  digitalisasi, deregulasi, dan debirokratisasi,  khususnya dalam berkonstribusi  guna menciptakan SDM Unggul Indonesia Maju. “Kemensetneg dan FEB UNDIP memiliki spirit yang sama untuk terus berinovasi, khususnya dalam pengembangan SDM unggul. Kami juga mengapresiasi inovasi yang dikembangkan FEB UNDIP, yang peka dalam menjawab tantangan yang berkembang dan mendukung program-program pemerintah,” jelas Eddy.

KKIB FEB UNDIP hadir untuk menjawab tantangan kebutuhan mahasiswa dan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia di masa depan yang berbasis teknologi sebagai upaya menjawab tuntutan zaman, yang mewajibkan setiap orang memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi. Tidak hanya itu, KKIB juga dihadirkan sebagai tempat yang bisa digunakan untuk bekerja menghasilkan karya secara nyata, tidak hanya sebatas diskusi namun aplikatif.

Dekan FEB UNDIP, Suharnomo menyampaikan bahwa produk yang dihasilkan di KKIB, berbasis teknologi informasi. “Kami di UNDIP ini tidak sedang berwacana, tapi ingin memberikan bukti nyata bahwa di KKIB ini produk-produk dari tenant mahasiswa yang hampir semuanya related with IT.” ungkap Suharnomo. Produk-produk yang dihasilkan mahasiswa yang berbasis teknologi di KKIB antara lain Indonesia Tour Guide dan SiRobo, robot interaktif yang dapat mendukung proses edukasi bagi anak-anak.


Suharnomo juga mengapresiasi Kemensetneg sebagai perwakilan pemerintah, karena telah memberikan atensi terhadap inovasi yang telah dikembangkan perguruan tinggi. “Saya juga mengapresiasi teman-teman dari pemerintahan, khususnya Kemensetneg, yang membuka diri untuk berkolaborasi dengan  FEB Undip  dan menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang di Kemensetneg,  sehingga apa yang menjadi visi besar Presiden dalam menciptakan SDM Unggul dapat kita dukung percepatannya melalui program dan kegiatan konkrit,” pungkasnya.

(TIA/11-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           1