Masukan dari Mahasiswa Pertanian Seluruh Indonesia

 
bagikan berita ke :

Senin, 27 Agustus 2007
Di baca 433 kali

“Mereka memberikan suatu jalan keluar yang sangat konstruktif, dan kami sangat welcome pada mereka. Kami gembira bahwa mereka sangat berkomitmen untuk ikut berpartisipasi dalam memajukan pertanian Indonesia,� kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono, dalam konferensi persnya usai menemani para mahasiswa menghadap Presiden.

Suratmo, mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta mengatakan, "Kami menyampaikan beberapa masukan kepada pemerintah mengenai pengolahan sumber daya alam, penurunan motivasi petani, pengembangan infrastruktur pedesaan, kebijakan impor komoditas dan investasi di sektor pertanian, koordinasi antar departemen pemerintah pusat dan pemerintah daerah, keterilbatan media masa dalam pembangunan pertanian dan penurunan minat generasi muda pada bidang pertanian serta pemberdayaan mahasiswa dalam program pemerintah. Kami memberikan solusi dan masukan dari pandangan kami sebagai mahasiswa. Kami akan selalu ada bagi pemerintah untuk membantu dan bekerja sama dengan pemerintah,� ujar Suratmo.

Disampaikan oleh salah satu anggota Mahasiswa Pertanian Seluruh Indonesia, Al Qudsi Angelia, bahwa masalah utama yang harus diperhatikan bangsa Indonesia adalah mengenai pertahanan pangan. �Tidak selalu beras merupakan panganan pokok, diversifikasi pangan sangat penting. Jadi jangan beranggapan bahwa kalau tidak makan nasi tergolong masyarakat miskin,� ujar Qudsy. Mahasiswa pertanian seluruh Indonesia akan selalu ada untuk mendukung program-program pemerintah dalam hal pertanian, lanjut Qudsy. �Kami juga minta dukungan baik dari Presiden dan semua pihak. Kami bekerja sama agar pembangunan pertanian menuju arah yang lebih baik,� jelas Qudsy kepada para wartawan.

Qudsy menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak untuk memajukan pertanian di seluruh Indonesia. �Kita sama-sama membangun pertanian. Pertanian bukan hanya masalah antar departemen, bukan hanya masalah antar mahasiswa, tapi merupakan sinergi dari seluruh masyarakat,� paparnya.

Dalam pertemuan yang komunikatif antara Presiden dengan mahasiswa, SBY didampingi Mentan Anton Apriyantono, Menpora Adhyaksa Dault, Seskab Sudi Silalahi serta Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng.

 

Sumber:
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/08/27/2176.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0