Menyukai Materi Penulisan, Kiat Menulis para Kontributor Berita Teraktif Kemensetneg Tahun 2018

 
bagikan berita ke :

Senin, 01 April 2019
Di baca 269 kali

Anugerah Kontributor Berita Teraktif dan Unit Kerja dengan Produksi Berita Teraktif Tahun 2018 merupakan salah satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Asisten Deputi Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Asdep Humas Kemensetneg). Acara ini berlangsung pada Kamis (28/3) di Gedung Krida Bhakti. Kegiatan tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para kontributor berita atas kontribusi mereka dalam menuliskan artikel-artikel terkait inovasi maupun kegiatan yang ada di unit kerja masing-masing.

 

                          

 

Tri Novita Sari, pegawai Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) meraih penghargaan Kontributor Berita Teraktif I 2018. Wanita yang akrab disapa Novita  ini mengaku cukup sulit  mengatur waktu untuk menulis. Kegiatan peliputan yang harus dia dilakukan, membuatnya harus menunggu waktu senggang, sehingga terkadang untuk menyelesaikan satu artikel Novita membutuhkan waktu satu hingga dua minggu. Meski disibukkan dengan kegiatannya sebagai seorang pegawai, Novita tetap membuat berbagai macam tulisan. Semua tulisan yang telah dibuat menurutnya memiliki kesan masing-masing karena antara artikel yang satu dengan yang lainnya tidak sama, salah satunya adalah artikel mengenai atlet Asian Para Games 2018.

 

Artikel yang dimuat dalam Majalah Inovasi tahun 2018 merupakan salah satu dari banyak artikel yang berkesan untuknya. Novita bercerita bagaimana dirinya larut dalam emosi saat menyaksikan secara langsung bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh para atlet Asian Para Games untuk mengharumkan nama bangsa. Baginya, para atlet ini merupakan orang-orang yang hebat. Emosi yang dirasakan saat menyaksikan perjuangan atlet Asian Para Games selama peliputan juga masih tetap dia rasakan saat menuliskannya dalam artikel.

 

Dalam mencari ide untuk menulis suatu artikel, Novita juga terkadang mendapatkan ide dari objek dalam foto hasil bidikannya, karena baginya foto memiliki ceritanya sendiri. Menurutnya  foto juga mempunyai bagian dalam suatu artikel untuk mendukung tulisan tersebut. Tidak hanya berbagi cerita mengenai pengalamannya saat peliputan, Novita juga berbagi tips untuk menulis. Baginya, untuk menulis dimulai dari menuliskan sesuatu yang menarik untuk dirinya sendiri. Dari hal yang menarik tersebut diceritakan mengenai sisi menariknya dan tidak lupa dengan menyertakan unsur 5W+1H selama menuliskannya.

 

                          

 

Selain Novita, kontributor berita lainnya yang hadir mengikuti acara adalah Nova Heni Susanti dari Istana Kepresidenan Yogyakarta. Nova merupakan peraih penghargaan Kontributor Berita Teraktif II. Pada kegiatan penganugerahan ini, Nova menyempatkan waktunya untuk berbagi cerita mengenai pengalamannya sebagai seorang kontributor berita.

 

Kecintaan Nova dalam menulis artikel berawal dari melihat kegiatan wartawan yang sering menulis. Menurutnya, menulis adalah hal yang menyenangkan sehingga membuatnya mencoba untuk belajar menulis. Kesenangannya untuk menulis juga dimotivasi dengan kesenangannya untuk berbagi informasi, terutama informasi yang ada di dalam Istana Kepresidenan Yogyakarta. Melalui berbagi informasi mengenai seputar Istana Kepresidenan Yogyakarta, Nova dapat mengenalkan kepada publik mengenai unit kerja dan juga instansi.

 

Sebagai seseorang yang cukup sering menuliskan artikel, Nova merasa bahwa hambatan yang dialaminya saat menulis adalah saat tidak dapat memfokuskan diri sendiri. Namun baginya hambatan itu dapat dicari solusinya. Jika sudah senang untuk menulis, maka mood untuk fokus menulis dapat dicari dan ditingkatkan.

 

Di tengah kesibukan pekerjaan di unit kerjanya, Nova masih menyempatkan diri untuk tetap menuliskan artikel. Nova berkata bahwa dirinya tetap memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai seorang pegawai, namun di antara sela-sela waktu itu ada waktu yang dapat digunakan untuk membangkitkan kembali mood untuk menulis. Untuk dapat menulis dengan lancar, hal yang harus dilakukan menurutnya adalah mencari ide, hal apa yang ingin dituliskan serta mencari tema, membuat kerangka, serta penutup dari tulisan tersebut.

 

Peraih penghargaan yang lain, Heru Martin Saputra dari Biro Administrasi Pejabat Negara mendapatkan penghargaan Kontributor Berita Partisipasi Aktif I. Heru bercerita bahwa dia bukanlah orang yang sudah lama bergelut sebagai Kontributor Berita, namun dia tetap ikut berpartisipasi untuk berbagi informasi mengenai inovasi yang dia ketahui. Keinginannya untuk berbagi informasi penting menjadi motivasinya untuk ikut berpartisipasi.

 

Dengan kesibukan yang dihadapinya, Heru mulai membuat tenggat waktu untuk dirinya sendiri. Heru berusaha untuk menyelesaikan artikel yang dibuatnya sebelum menyelesaikan target pribadinya. Bagi Heru, menulis artikel merupakan hal yang dapat memicunya untuk terus belajar. Menurutnya, untuk dapat menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan harus banyak mencari tahu tentang banyak hal, memperbanyak referensi untuk terus dibaca. Heru juga berpendapat untuk mulai menulis dapat diawali dengan menuliskan sesuatu yang disenangi oleh diri sendiri, tentu saja juga harus banyak membaca, sehingga dapat membagikan informasi tersebut kepada orang lain.

 

Dari acara Anugerah Kontributor Berita Teraktif dan Unit Kerja dengan Produksi Berita Teraktif Tahun 2018 ini, para Kontributor Berita merasa semakin terpacu untuk terus berkarya melalui tulisan. Tidak hanya karena adanya penghargaan atas kontribusi mereka selama ini, namun juga kegiatan Anugerah Kontributor Berita ini juga menjadi media untuk mendapatkan ilmu baru melalui sharing ilmu, pengetahuan, dan pengalaman di antara para Kontributor Berita. (LNP/WN - Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0