Pengantar Presiden - Ratas tentang Hasil Kunjungan ke India dan Iran, Jakarta, 22 Desember 2016

 
bagikan berita ke :

Kamis, 22 Desember 2016
Di baca 470 kali

PENGANTAR PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

RAPAT TERBATAS KABINET KERJA TENTANG HASIL

KUNJUNGAN KENEGARAAN KE INDIA DAN IRAN

KANTOR PRESIDEN, JAKARTA

22 DESEMBER 2016




Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,


Sore hari ini akan ditindaklanjuti hasil kunjungan kita ke India dan ke Iran.


Di India, pertemuan dengan Perdana Menteri Narendra Modi berlangsung sangat produktif.


Di antaranya adalah peningkatan kerja sama perdagangan melalui diversifikasi ekspor. Di mana biasanya kita mengekspor ke sana yang paling banyak adalah batu bara dan CPO, kemarin kita sudah minta agar produk-produk yang lain juga bisa diterima oleh India, dan juga yang berkaitan dengan investasi pengembangan bahan baku obat, bahan baku untuk industri obat kita.


Disepakati saat itu untuk menyelesaikan perundingan regional comprehensive economic partnership. Dan saya minta kesepakatan ini juga ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga.


Setelah ini, saya harapkan hal-hal yang terkait dengan kesepakatan kita di India bisa ditindaklanjuti oleh kementerian-kementerian yang ada, dipimpin oleh Menko, untuk segera nantinya ke India lagi agar hal-hal yang kita bicarakan bisa menjadi sesuatu yang konkret dan riil sehingga benar-benar perdagangan kita, investasi kita dengan India meningkat.


Yang kedua dengan Iran. Saya kira hal yang segera ditindaklanjuti adalah pengelolaan ladang minyak di Ab-Teymoura dan Mansouri. Betul-betul dua ladang minyak ini harus kita dapatkan.


Dan saya harapkan juga tim dari sini segera mempersiapkan sehingga Januari bisa ketemu di Iran lagi agar pengelolaan ladang minyak ini benar-benar keduanya diberikan kepada Indonesia.


Dan juga hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan pembangkit listrik, pembelian LPG dalam rangka mendapatkan harga yang lebih murah, saya kira sama, saya ingin agar ini kita bergerak cepat. Tim disiapkan sehingga tidak terlalu lama bisa berkunjung ke sana lagi untuk menindaklanjuti apa yang sudah kita bicarakan.


Di dua negara ini ada peluang yang sangat besar. Sekali lagi, jangan sampai kita kehilangan momentum ini. Saya persilakan Pak Menko dengan seluruh menteri yang terkait untuk segera menindaklanjuti.


Saya persilakan kalau ada yang ingin menanyakan.


(Acara dilanjutkan secara tertutup)

*****

Biro Pers, Media dan Informasi

Sekretariat Presiden