Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melepas rombongan misi kebudayaan Indonesia ke Republik Rakyat Tiongkok (RTT) di Istana Negara, Senin (5/3) sore. Presiden SBY didampingi Ibu Ani Bambang Yudhoyono dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik beserta istri.

"> Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melepas rombongan misi kebudayaan Indonesia ke Republik Rakyat Tiongkok (RTT) di Istana Negara, Senin (5/3) sore. Presiden SBY didampingi Ibu Ani Bambang Yudhoyono dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik beserta istri.

"> Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melepas rombongan misi kebudayaan Indonesia ke Republik Rakyat Tiongkok (RTT) di Istana Negara, Senin (5/3) sore. Presiden SBY didampingi Ibu Ani Bambang Yudhoyono dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik beserta istri.

">

Presiden Melepas Misi Kebudayaan Indonesia ke RRT

 
bagikan berita ke :

Rabu, 07 Maret 2007
Di baca 683 kali

Dalam laporannya Jero Wacik mengatakan bahwa misi kebudayaan Indonesia ke RRT ini akan berangkat pada tanggal 11 Maret 2007 dan dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. “Terdapat kurang lebih 200 orang yang akan ikut dalam misi kebudayaan ini, terdiri dari artis, budayawan, dan seniman. Mereka akan tampil dua tempat yaitu Beijing dan Cina,� kata Jero Wacik.

“Banyak orang di daratan Tiongkok yang sudah mengetahui tentang Indonesia, tetapi merasa sulit untuk berkunjung ke Indonesia karena persoalan visa yang sulit didapat,� terang Jero Wacik. “Sejak pemerintahan Presiden SBY, telah dilakukan suatu terobosan yang sekarang sudah berhasil. Rakyat RRT sudah mendapatkan fasilitas visa on arrival. Masyarakat RTT sangat menyambut baik hal ini. Dengan hal itu, mudah-mudahan akan semakin banyak rakyat RRT yang berkunjung ke Indonesia,� Jero Wacik menambahkan.

Presiden SBY menyambut baik prakarsa pengiriman misi kebudayaan ini untuk memperkokoh serta memperkuat kemitraan strategis diantara kedua negara. “Saya mengucapkan terimakasih kepada misi ini, dengan harapan semoga saudara-saudara berhasil membawa nama besar bangsa Indonesia sebagai duta bangsa untuk mempertunjukkan kesenian dan kebudayaan kita dalam rangka mempererat kebudayaan kedua bangsa,� kata Presiden dihadapan lebih kurang 200 undangan.

Presiden menjelaskan bahwa ada pertautan sejarah dan masa lalu antara Indonesia dengan RRT, terutama dari segi sejarah, kebudayaan, dan peradaban. “Memandang ke depan, atas dasar saling menghormati dan mendapat keuntungan bersama, sepatutnya kekuatan kita untuk bisa memperkokoh persahabatan seperti ini kita lanjutkan dan kita perkuat,� tegas Presiden.

“Dalam dunia masa kini, sulit membedakan apakah satu kegiatan hanya memiliki tujuan tunggal atau terkait satu sama lain. Contohnya, secara ekonomi mengait pula aspek budaya, pariwisata, dunia usaha bahkan terkadang aspek politik, hukum dan keamanan. Kita sepakat kemitraan strategis yang dijalani Indonesia dan RRT adalah meningkatkan hubungan bilateral di semua bidang,� ujar Presiden.

“Jika misi kebudayaan ini berangkat, saudara mengemban misi untuk meningkatkan kerjasama, paling tidak di bidang kebudayaan dan kepariwisataan. Saya berharap misi ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik,� SBY mengingatkan. Usai acara, Presiden dan Ibu Ani beramah tamah dengan undangan yang hadir.

 

Sumber :
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/03/05/1622.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0