Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah agar melaksanakan segala upaya untuk memelihara dan memulihkan kehidupan ekonomi DKI Jakarta pasca banjir. Presiden menegaskan hal itu ketika menjelaskan hasil Rapat Koordinasi Terbatas di Ruang Rapat Terbatas, Kantor Presiden, Jumat (9/2) sore.

"> Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah agar melaksanakan segala upaya untuk memelihara dan memulihkan kehidupan ekonomi DKI Jakarta pasca banjir. Presiden menegaskan hal itu ketika menjelaskan hasil Rapat Koordinasi Terbatas di Ruang Rapat Terbatas, Kantor Presiden, Jumat (9/2) sore.

"> Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah agar melaksanakan segala upaya untuk memelihara dan memulihkan kehidupan ekonomi DKI Jakarta pasca banjir. Presiden menegaskan hal itu ketika menjelaskan hasil Rapat Koordinasi Terbatas di Ruang Rapat Terbatas, Kantor Presiden, Jumat (9/2) sore.

">

Presiden : Pulihkan Ekonomi Jakarta Pasca Banjir

 
bagikan berita ke :

Rabu, 14 Februari 2007
Di baca 859 kali

"Mengapa di Jakarta? Karena Jakarta memiliki skala besar dalam kegiatan ekonomi serta usaha yang sangat besar yang menunjang kegiatan ekonomi secara nasional," jelas Presiden SBY.

Untuk itu, lanjut Presiden, pemerintah harus benar-benar mengatasi setiap hambatan yang mengganggu kehidupan ekonomi pasca banjir. Caranya, memulihkan sektor energi, transportasi, perdagangan serta pendistribusian sembako kepada rakyat.

Pemerintah, lanjut Presiden, akan melakukan langkah-langkah untuk mencegah inflasi yang berlebihan, terutama komoditas yang sangat diperlukan oleh rakyat, misalnya sembako. Untuk itu Presiden telah memerintahkan segera dilakukan percepatan operasi beras untuk rakyat miskin.

Tak hanya itu, Presiden juga sadar bahwa beberapa kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah terganggu karena bencana banjir, yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar dialihkan ke tempat lain. Oleh karena itu, pemerintah mengusahakan agar kegiatan belajar mengajar tersebut tidak terhenti.

Presiden juga menyatakan keprihatinannya akan maraknya berita yang menyesatkan dan meresahkan masyarakat mengenai adanya penjarahan. "Saya mendukung pihak kepolisian untuk menegakkan hukum seperti ini, jangan sampai masyarakat dibikin panik dan resah,� SBY menambahkan.

 

Sumber :
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/02/09/1565.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0