Jakarta : Banjir yang melanda Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang - Bekasi ( Jabodetabek) Jumat (02/02), membuat Presiden SBY prihatin. Meskipun sedang mengadakan rapat mengenai rencana pembangunan tahun 2007 – 2008 bersama beberapa menteri di kediaman, Puri Cikeas Indah, Presiden terus memantau perkembangan situasi banjir dari waktu ke waktu melalui media massa.

"> Jakarta : Banjir yang melanda Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang - Bekasi ( Jabodetabek) Jumat (02/02), membuat Presiden SBY prihatin. Meskipun sedang mengadakan rapat mengenai rencana pembangunan tahun 2007 – 2008 bersama beberapa menteri di kediaman, Puri Cikeas Indah, Presiden terus memantau perkembangan situasi banjir dari waktu ke waktu melalui media massa.

"> Jakarta : Banjir yang melanda Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang - Bekasi ( Jabodetabek) Jumat (02/02), membuat Presiden SBY prihatin. Meskipun sedang mengadakan rapat mengenai rencana pembangunan tahun 2007 – 2008 bersama beberapa menteri di kediaman, Puri Cikeas Indah, Presiden terus memantau perkembangan situasi banjir dari waktu ke waktu melalui media massa.

">

Presiden Sidak Penanganan Banjir Jabodetabek

 
bagikan berita ke :

Senin, 05 Februari 2007
Di baca 564 kali

Usai rapat, Presiden melakukan peninjauan mendadak ke beberapa lokasi banjir, untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Presiden dan Ibu Negara beserta Menkokesra Aburizal Bakrie, Seskab Sudi Silalahi, dan Juru Bicara Andi Mallarangeng, meninggalkan kediaman pada pukul 16.00 WIB, dengan kendaraan Jip Range Rover hitam berplat nomer B 307 YD.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Jl.Jatinegara Barat, Kampung Melayu Jakarta Timur yang merupakan daerah langganan banjir. Tiba disana Presiden dan Ibu Negara disambut oleh masyarakat dengan sangat antusias. Disambut KASAD Joko Santoso dan Pangdam Jaya Mayjen Lili A.S, Presiden meninjau lokasi yang terendam, dan berdialog dengan masyarakat yang menyemut.

Tak hanya itu, Presiden kemudian memutuskan untuk meninjau langsung bantaran kali Ciliwung yang meluap, dimana saat itu jalanan terendam sebatas lutut. Presiden beserta rombongan pun berbasah- basah menembus banjir. Masyarakat yang berkerumun sejak tadi sejenak kaget menyaksikan Presiden tanpa segan masuk ke lokasi banjir dan berbasah – basah. Spontan sambutan meriah pun terdengar, bahkan terdengar teriakan “Ini baru Presiden !�.

Di bantaran Kali Ciliwung tersebut, Presiden berdialog dengan petugas SAR yang sedang bertugas dan mendengarkan keterangan dari Pangdam Jaya. Masih di lokasi banjir, dan Presiden sempat memberikan keterangan kepada pers. Dalam keterangannya singkatnya Presiden menyatakan bahwa penanganan banjir di Jabodetabek ini harus dilakukan secara struktural. “ Banjir ini harus ditangani secara struktural, tidak bisa sendiri – sendiri, bila ada kejadian baru membuat posko, tetapi harus ditangani bersama antara pemerintah daerah terkait, bukan hanya DKI tapi juga Banten dan Jawa Barat, “ kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasinya kepada solidaritas masyarakat dalam upaya penanganan banjir ini. “ Saya dari pagi memantau terus – menerus dari media, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas solidaritas masyarakat yang telah saling membantu dalam penanganan banjir ini, “ kata Presiden lagi. (nnf)

 

http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/02/02/1538.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0