SBY Lepas Tenaga Penyuluh Pertanian ke Masyarakat

 
bagikan berita ke :

Selasa, 27 Maret 2007
Di baca 846 kali

Menurut Presiden, berhasil atau tidak, subur atau tidak, produktif atau tidak tanaman padi di seluruh Indonesia, sangat berpulang kepada jasa, peran, dan tugas mereka yang dilepas itu. �Anggaran yang dikeluarkan negara besar. Anggaran itu hakekatnya uang rakyat dan negara, maka marilah kita kembalikan hasilnya nanti kepada rakyat dan negara dengan cara produksi pangan kita benar-benar meningkat,� kata Presiden. "Kalau Menteri Pertanian mentargetkan tambahannya dua juta ton, dengan kerja keras sasaran itu kita bisa capai. Tujuan yang mulia itu bisa kita capai kalau kita yakin dan bersemangat menjalankan dengan sepenuh hati, sambil memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa," lanjutnya.

Presiden minta kepada para penyuluh pertanian untuk melaksanakan tugas sesuai tugas dan pengetahuan. "Kebijakan yang telah diberikan, laksanakan secara profesional dengan penuh tanggung jawab yang tinggi. Dalam pergaulan dengan petani, peliharalah sikap dan tutur kata yang baik. Tetaplah rendah hati, pahami adat istiadat setempat. Mereka juga memiliki pengalaman, jadikanlah pengalaman mereka itu untuk saling menimba pengalaman,� ujar Presiden. Presiden yakin apabila pendekatan profesional ini dijalankan dengan baik, maka tugas dapat dijalankan dengan baik,� ujarnya.

Sebelumnya Mentan Anton Apriyantono mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam rangka implementasi Revitalisasi Pertanian dengan tujuan menjadikan sektor pertanian sebagai tumpuan kekuatan perekonomian nasional. Selain itu Revitalisasi Pertanian dimaksudkan juga untuk menciptakan lapangan kerja bagi penduduk pedesaan, serta mengurangi kemiskinan.

Presiden melepas peserta penyuluh pertanian secara simbolis kepada 6 orang perwakilan. Saat ini jumlah penyuluh pertanian yang ada sekitar 28 ribu orang, tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan satu desa satu penyuluh pertanian, masih diperlukan tambahan sekitar 42 ribu orang.

Setelah memberikan sambutan Presiden dan Ibu Negara menuju ke Mobil Penyuluhan Pertanian, yang di dalamnya terdapat radio siaran yang dikelola Radio Pertanian Ciawi. Selanjutnya Presiden meninjau pameran mini tentang pertanian, dimana juga dipamerkan motor operasional bagi penyuluh pertanian yang dilengkapi laptop dan VCD tentang pertanian.

Tampak hadir pada acara ini antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Boediono, Mendagri M.Ma’ruf, Meneg BUMN Sugiharto, Menhut M.Ka’ban, Seskab Sudi Silalahi, dan dua jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.

 

http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/03/26/1670.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0