Siaran Pers: Komitmen Pemerintah Indonesia dalam Pelaksanaan Program Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular dengan Colombo Plan

 
bagikan berita ke :

Kamis, 19 Juli 2018
Di baca 159 kali

 

Kementerian Sekretariat Negara melalui Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Sekretariat Colombo Plan kembali melaksanakan pelatihan internasional dalam rangka Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular “Capacity Building Program on Enhancing the Development of Small Medium Industry”. Pelatihan diselenggarakan pada tanggal 18 s.d. 30 Juli 2018 di Jakarta dan Bandung. Pelatihan ini dihadiri oleh 20 peserta dari negara-negara anggota Colombo Plan yaitu Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, India, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, dan Indonesia.

 

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara yang diwakilkan oleh Staf Ahli Menteri Sekretariat Negara Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan, Dr. Ir. Gogor Oko Nurhayoko, M.Sc., menyampaikan bahwa pelatihan internasional ini merupakan pengejawantahan komitmen Pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular dengan Sekretariat Colombo Plan. Pelatihan internasional seperti ini telah dilaksanakan selama dua kali. Pelatihan pertama pada tahun 2016 di Bali dengan dihadiri oleh 19 peserta dari Bhutan, Bangladesh, Fiji, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Pakistan, Papua Nugini, Malaysia, Laos, Thailand, Maladewa, dan Indonesia. Di tahun 2017, pelatihan serupa berlokasi di Yogyakarta dengan 22 peserta dari Bangladesh, Bhutan, Laos, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Afghanistan, Iran, Vietnam, Papua Nugini, Pakistan, dan Indonesia.

 

Pelatihan internasional bidang industri kecil dan menengah ini merupakan kegiatan lanjutan berdasarkan pledge Pemerintah Indonesia dalam Colombo Plan Consultative Committee Meeting pada bulan September 2014 di Nepal. Pledge tersebut kemudian diperkuat pada Colombo Plan Consultative Meeting ke-45 yang dilaksanakan di Fiji pada bulan September 2016.

 

Di pelatihan ini, para peserta akan saling belajar dan berbagi pengalaman dalam in-class training di Jakarta selama dua hari, tanggal 19 s.d. 20 Juli 2018. Narasumber pelatihan berasal dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Sekretariat Negara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, dan Lembaga Pengembangan Ekspor Indonesia.

 

Pada tanggal 21 Juli s.d. 29 Juli 2018, peserta akan bertolak ke Bandung untuk mengunjungi Pusat Pengembangan Industri seperti Balai Besar Industri Tekstil, Balai Besar Industri Keramik, Balai Besar Industri Logam dan Metal, Balai Besar Pulp dan Kertas, dan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik. Kegiatan visitasi juga dilakukan ke Praktisi Industri Kecil dan Menengah unggulan Indonesia, sepeti Batik Komar, Bandrek Handjuang, Matoa Indonesia, dan Elina Keramik.

 

Untuk meningkatkan pengetahuan para peserta dalam mengembangkan riset terkait industri, peserta juga dijadwalkan untuk mengunjungi pusat pengembangan R&D di Bandung seperti Bandung Technopark dan PT Dirgantara Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperlihatkan kemajuan Indonesia dalam pengembangan industri kecil dan menengah yang memiliki kontribusi positif pada perekonomian.

 

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawa Ningsih mengharapkan bahwa pelatihan yang diberikan tahun ini akan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya R&D (Research and Development) pada pengembangan industri kecil dan menengah. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah di Kerja Sama Selatan-Selatan dalam rangka menjalin persahabatan yang kuat dan saling menguntungkan, terutama dengan negara-negara anggota Colombo Plan.

 

Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular yang dilaksanakan oleh Indonesia selalu berdasarkan mutual respect terhadap kedaulatan suatu negara dan dengan semangat tidak mencampuri urusan dalam negeri negara mitra. Visi Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular adalah kemitraan yang lebih baik untuk kesejahteraan (Better Partnership for Prosperity), dengan misi mempromosikan kemitraan, meningkatkan kerja sama pembangunan, kerja sama ekonomi, serta meningkatkan solidaritas nasional dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki setiap negara demi kepentingan umum.  

 

Kementerian Sekretariat Negara telah berperan aktif dalam Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular sejak tahun 1980-an melalui bermitra dengan mitra pembangunan asing. Melalui pelatihan internasional kali ini, Kementerian Sekretariat Negara berharap para peserta pelatihan  mendapatkan keahlian dan pengetahuan baru yang ke depannya dapat digunakan oleh para peserta untuk mengembangkan industri di negaranya masing-masing, baik dari segi kebijakan maupun implementasi, serta dapat mempererat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara anggota Colombo Plan demi mencapai tujuan kesejahteraan bersama.

 

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi

Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri

Kementerian Sekretariat Negara

T: +6221 38901135

http://ktln.setneg.go.id

https://isstc.setneg.go.id/

(Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
1           2           1           0           0