Apresiasi Unit Kerja Berprestasi, Kemensetneg Gelar Penyerahan Anugerah Inovasi 2018

 
bagikan berita ke :

Kamis, 13 Juni 2019
Di baca kali

 

Lebih dari 500 pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terlihat sangat antusias memenuhi Gedung Krida Bhakti, Rabu (12/6). Ajang pembuktian prestasi kerja, tahun ini digelar Kemensetneg untuk kembali menginspirasi pejabat dan pegawai terpacu menciptakan dan mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam mempermudah pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerjanya.

Dalam acara Anugerah Inovasi 2018, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memberikan pengarahan kepada audiens untuk memantapkan terwujudnya Kemensetneg sebagai Smart Governance Institution. Selain itu, Pratikno berharap pejabat dan pegawai dapat menciptakan inovasi untuk bekerja cerdas dengan mempermudah pekerjaan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.



Dalam pengarahannya, Mensesneg menyampaikan apresiasi karena selama beberapa tahun ini banyak inovasi yang lahir, yang didokumentasikan dalam Majalah Inovasi Setneg.

“Saya sangat mengharapkan inovasi ini terus move on, terus berjalan. Tapi ingat, misinya adalah goal oriented, objective driven, berorientasi pada tujuan. Dengan di-drive yang jelas dengan cara yang efisien dan everybody happy,” ujar Pratikno. Begitu juga ketika mengahadapi kegalalan, Pratikno mengingatkan untuk tetap bersyukur dan menjadikannya suatu proses pembelajaran.

Penentuan pemenang dalam Anugerah Inovasi 2018 dinilai oleh Tim Penilai Inovasi dan Tim Pemantau Keberlanjutan Evaluasi yang diketuai Staf Khusus Mensesneg Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Abdul Azis. Ia menyampaikan dalam tiga tahun belakangan diadakannya apresiasi inovasi, setiap tahunnya selalu megalami peningkatan, tidak hanya jumlah tapi kualitasnya.

“Dalam cara sederhana inovasi diartikan sebagai cara-cara baru dalam tata kelola regulasi yang lebih efisien dan lebih efektif dengan hasil yang optimal. Hal itu sejalan dengan arahan Mensesneg terkait debirokratisasi, digitalisasi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ujar Azis.

Sebanyak 92 inovasi yang terdaftar tahun 2018, 24 inovasi lolos seleksi. Melalui tahap filtering dan pengujian, Tim memutuskan sebelas inovasi layak menerima penghargaan. Ada lima kategori yang berhasil mendapatkan Anugerah Inovasi 2018 yaitu Bidang Keuangan, Bidang Organisasi, Bidang Informasi, Bidang Pelayanan, dan Bidang Pengembangan SDM.

Saat ditemui, Kepala Bagian Mutasi, Muharromi merasa bersyukur atas penghargaan inovasi yang diterima. Ia mewakili Biro SDM mendapatkan Anugerah Inovasi 2018 di Bidang Pengembangan SDM dengan inovasi berupa Sistem Online Pengisian Calon Pejabat Pimpinan tinggi (SENOPATI). Sejak akhir tahun 2017 SENOPATI memberikan kemudahan proses seleksi baik dari sisi pelamar, panitia seleksi, dan juga sekretariat seleksi.



“Alhamdulillah, semoga penghargaan ini semakin memacu Biro SDM untuk terus berinovasi agar pelayanan dan penyelesaian tugas di Bidang Pengembangan SDM semakin dapat meningkatkan kualitasnya. Dengan SENOPATI, resiko kesalahan dapat diminimalisasi karena terdapat dua lapis proses verifikasi,” kata Muharromi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Anugerah Inovasi 2018 yang diadakan tahun ini menyuguhkan beberapa penampilan menarik seperti video kreatif, banyolan dari Komunitas Stand Up Comedy Kemensetneg, dan senandung dari Paduan Suara Kemensetneg. Melalui apresiasi terhadap inovasi, ide-ide baru diharapkan lahir dan berkembang demi mewujudkan Reformasi Birokrasi di Kemensetneg, yaitu sistem birokrasi satu pintu yang terukur, terstandar, dan jauh dari perilaku korupsi. (DEW-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0