Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, DWP Kemensetneg Dorong Kesadaran Vaksinasi HPV

 
bagikan berita ke :

Kamis, 01 Oktober 2026
Di baca 11 kali

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) bekerja sama dengan PT Bio Farma menyelenggarakan Webinar Kesehatan: Sosialisasi Vaksin HPV dengan tema "Wanita Sehat, Perempuan Berdaya" secara daring pada Kamis (01/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya kanker serviks dan pentingnya upaya pencegahan sejak dini bagi para pejabat, pegawai, serta keluarga di lingkungan Kemensetneg.

Ketua DWP Kemensetneg, Nana Setya Utama, mewakili Penasihat DWP Kemensetneg, Wahyu Prasetyo Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. DWP Kemensetneg semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung program pencegahan kanker serviks dan payudara melalui sosialisasi dan rencana pelaksanaan kegiatan vaksinasi HPV serta deteksi dini.

"Kanker serviks dan kanker payudara masih menjadi kematian tertinggi akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa kanker payudara dan serviks bukan kesehatan yang asing bagi kita, melainkan realitas yang dekat dengan kehidupan kita para perempuan Indonesia,"  kata Penasihat DWP Kemensetneg, Wahyu Prasetyo Hadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua DWP Kemensetneg, Nana Setya Utama.

Wahyu juga menekankan bahwa langkah nyata harus segera diambil untuk melindungi generasi mendatang. Berdasarkan fakta tingginya kasus tersebut, DWP secara nasional telah mencanangkan program DWP Sehat sejak 9 September 2026 lalu melalui kegiatan vaksinasi HPV dan deteksi dini kanker payudara. Oleh sebab itu, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DWP Kemensetneg yang bergerak cepat menindaklanjuti dan merealisasikan program nasional tersebut di lingkungan Kemensetneg.

Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi dan kesadaran kolektif dalam menghadapi isu kesehatan ini.

"Melalui webinar ini, saya harap kita bisa bersama-sama meningkatkan kesadaran kita, saling mengingatkan sesama perempuan. Terima kasih saya ucapkan kepada panitia penyelenggara webinar dari Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sekretariat Negara, PT Bio Farma, dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia yang telah mendukung terwujudnya webinar yang amat sangat penting ini," imbuh Wahyu.

Sebagai bentuk dukungan penuh dari pihak penyedia layanan kesehatan, Direktur Komersial PT Bio Farma, Fitri Puspadewi, menekankan pentingnya sinergi bersama dalam menjaga kesehatan perempuan.

"Pencegahan bukan hanya tentang mendapatkan vaksin saja, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kebiasaan untuk lebih peduli terhadap kesehatan kita sendiri." kata Fitri.

Webinar ini menghadirkan Product Executive PT Bio Farma, dr. Nida Amelia Hasifah, sebagai narasumber utama yang dipandu oleh dr. Marissa Antarisatya selaku moderator. Dalam pemaparannya, dr. Nida menekankan krusialnya tindakan preventif melalui vaksinasi.

"Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang penyebabnya sudah teridentifikasi dengan jelas, yaitu infeksi Human Papillomavirus (HPV). Oleh karena itu, vaksinasi HPV menjadi sangat penting karena dapat memberikan perlindungan spesifik dan efektif dengan membentuk kekebalan tubuh sebelum terpapar virus, sehingga dapat mencegah berkembangnya sel kanker sejak dini," jelas dr. Nida Amelia Hasifah.

Melalui webinar ini, diharapkan para pegawai di lingkungan Kemensetneg mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai bahaya kanker serviks serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi penanda awal dari rangkaian pelaksanaan vaksinasi HPV yang akan diselenggarakan bagi keluarga besar Kemensetneg pada tanggal 8 dan 14 Oktober 2026 mendatang. (FID/Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0