Dukung Program Pemerintah, Kemensetneg Laksanakan Vaksinasi Covid-19

 
bagikan berita ke :

Selasa, 02 Maret 2021
Di baca 402 kali

Senin (1/3), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan pemberian vaksin kepada pejabat dan pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan yang mulai dilaksanakan hari ini hingga 12 Maret 2021 mendatang. Pemberian vaksin serentak dilakukan di enam lokasi yaitu Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Presiden, Sekretariat Wakil Presiden, Aula Serbaguna Gedung III Kemensetneg, GBK Arena dan Aula Serbaguna PPK Kemayoran.

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia masih terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. Salah satunya dengan melaksanakan program vaksinasi yang diawali oleh Presiden Joko Widodo sebagai penerima vaksin pertama, 13 Januari 2021 lalu. Kemensetneg melaksanakan program-program yang searah dengan kebijakan pemerintah tersebut terutama untuk penanganan Covid-19.

Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana sekaligus sebagai Ketua Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Rika Kiswardani bersama Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama dan beberapa pejabat lainnya melakukan pemantauan ke enam titik di mana vaksin diberikan kepada ASN, non ASN, dan kategori usia lanjut pada seluruh satuan organisasi di bawah Kemensetneg, Sekretariat Kabinet, Badan Layanan Umum (BLU) PPKGBK, PPK Kemayoran, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Semua mekanisme pencegahan penularan Covid-19 kita ikuti mulai dari rapid antibodi, rapid antigen, dan PCR Swab masih kita lakukan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan untuk pelaksanaan vaksinasi tahap II dengan target sasaran pelayan publik itu sudah bisa dilaksanakan. Oleh karena itu, Lembaga Kepresidenan mengapresiasi kebijakan Kemenkes ini dan mengagendakan bagaimana lingkungan Lembaga Kepresidenan mendapatkan vaksinasi secara keseluruhan,” ujar Rika saat diwawancara.

“Kita melakukan vaksinasi massal di seluruh satuan organisasi, satuan kerja di lingkungan Lembaga Kepresidenan. Kita sampaikan Kemensetneg plus karena di sana ada Sekretariat Kabinet, kemudian BPIP. Nanti kita akan melihat langsung juga di lapangan dua Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) dan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran,” jelas Rika.

Seluruh pelaksanaan vaksinasi di beberapa lokasi ini mengikuti arahan yang ditetapkan oleh Kemenkes. “Jadi, penyelenggaraan vaksinasi sudah ditetapkan prosedurnya oleh Kemenkes, harus melalui proses registrasi, verifikasi, kemudian penyuntikan, baru nanti diobservasi semuanya sudah melalui penyiapan yang matang,” kata Rika.

Rika berharap pelaksanaan vaksinasi ini dapat meningkatkan imunitas, tentunya tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Harapannya bahwa vaksinasi ini bisa meningkatkan kekebalan imun di tubuh kita sehingga kita bisa terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Namun demikian, bukan berarti setelah vaksin kita bebas untuk membuka masker kemudian melakukan kegiatan berkerumun dan sebagainya. Kita harus tetap disiplin new normal sehingga Setneg Sehat Bebas Covid bisa terwujud,” pungkasnya.



Sempat ditemui beberapa pegawai yang telah divaksin, umumya hanya merasakan pegal di area vaksin disuntikan. “Untuk tetap terhindar dari Covid-19, kita harus menjalankan prokes walau sudah divaksin. Semoga imunitas kita semakin bertambah dan pandemi segera berakhir,” ucap Tety Andriani, salah satu pegawai dari Biro Umum Kemensetneg yang juga menerima vaksin Covid-19. (ART-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0