Refleksikan Momentum Lahirnya Pancasila, Kemensetneg Laksanakan Upacara Bendera

 
bagikan berita ke :

Selasa, 04 Juni 2019
Di baca 79 kali

Pancasila sebagai dasar, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan augerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Pada pelaksanannya di tahun 2019, Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Kita Indonesia, Kita Pancasila".

Dalam rangka memperingati lahirnya Pancasila, Sabtu (01/6), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Sekretariat Kabinet menyelenggarakan upacara bendera. Kegiatan yang diikuti dengan khidmat dan tertib oleh Pejabat dan Pegawai di lingkungan Kemensetneg dan Sekretariat Kabinet, dilaksanakan di Lapangan Upacara Kemensetneg.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama. Ia membacakan naskah sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).



“Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong-royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Setya Utama sesuai naskah sambutan yang dibacakan.

Dalam konteks tersebut dan sesuai pesan Presiden Joko Widodo bahwa memperingati hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan keniscayaan. Pertama, berusaha mengenang dan merefleksikan momentum bersejarah tersebut. Kedua, membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvinis, diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Hal itu berarti keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikembangkan menjadi untuk membangun “Tamansari Kebudayaan” dimana semua makhluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Indonesia untuk seluruh rakyat dan Pancasila adalah rumahnya.



Melalui peringatan hari kelahirannya, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa. Caranya adalah dengan merealisasikan Pancasila tidak hanya sebagai dasar dan ideologi negara melainkan sebagai pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Rakyat harus bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. (Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0