Selenggarakan Pelatihan Bahasa Inggris Angkatan II Bagi Pejabat Tinggi Pemerintah, Kemensetneg Gandeng Kedubes AS

 
bagikan berita ke :

Selasa, 26 Mei 2026
Di baca 47 kali

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI) bekerja sama dengan Regional English Language Office (RELO), Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) kembali menggelar pelatihan bahasa Inggris bagi pejabat pimpinan tinggi pemerintahan, bertajuk English for Specific Purposes: Virtual English Language Educators for the High-Ranking Government Officials Batch II.

Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama dalam sambutan saat membuka program, Senin (25/05/2026), menyampaikan apresiasi mendalam atas kemitraan strategis yang kuat dan berkelanjutan antara Kemensetneg dan Pemerintah AS melalui RELO Kedubes AS dalam penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).

"Kemitraan ini merupakan keberlanjutan dari kesuksesan besar pelaksanaan program angkatan pertama yang diselenggarakan pada awal tahun ini. Angkatan pertama tersebut telah memberikan manfaat signifikan dalam memperluas perspektif profesional serta meningkatkan rasa percaya diri para pejabat dalam berinteraksi di lingkungan internasional," ujar Setya.

Animo terhadap program angkatan kedua ini sangat tinggi. Tercatat, sekitar 50 berkas pendaftaran diajukan oleh berbagai kementerian/lembaga (K/L) dan sebanyak 44 pejabat dari 21 K/L berhasil terpilih untuk mengikuti program. Antusiasme tersebut, kata Setya, menunjukkan komitmen kolektif instansi pemerintah untuk memperkuat kinerja melalui penguasaan bahasa Inggris.

"Bahasa Inggris adalah instrumen strategis dalam mendukung diplomasi, negosiasi kebijakan, serta memajukan peran dan investasi Indonesia di kancah global. Seluruh peserta diharapkan dapat memanfaatkan peluang emas mengikuti pelatihan ini secara optimal demi pengembangan kapasitas individu sekaligus institusi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RELO Kedubes AS, Kevin McCaughey menyatakan rasa bangganya dapat kembali memfasilitasi program ini. Kevin menggarisbawahi bahwa pengajaran bahasa Inggris merupakan salah satu pilar utama dalam kerja sama bilateral yang memberikan keuntungan bagi kedua negara.

"Melalui program ini, hubungan antarmasyarakat diharapkan semakin kuat, sekaligus membangun kemampuan profesional para pejabat yang menjadi masa depan bagi tata kelola pemerintahan di Indonesia," kata McCaughey.

Virtual English Language Educators for the High-Ranking Government Officials Batch II dilaksanakan secara daring hingga 16 Juli mendatang. Proses pembelajaran dirancang secara personal dan berbasis kebutuhan, mencakup sesi individu serta diskusi kelompok yang disesuaikan dengan peran serta tanggung jawab masing-masing peserta.

Program ini menghadirkan dua pendidik dari RELO, yang juga telah memberikan kontribusi luar biasa pada angkatan sebelumnya, yaitu Jay L. Gordon, Associate Professor dari Department of English and World Languages, Youngstown State University, Ohio serta Kathryn L. Pitcher, Training Specialist. Turut hadir dalam pembukaan Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kemensetneg, Noviyanti. (KTLN/Ameropas/UN - Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0