Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan acara Apresiasi ASN Purnabakti Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2026, di Gedung Krida Bhakti, Kemensetneg, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Mengusung tema “Mensyukuri Pengabdian, Meneruskan Keteladanan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan dan apresiasi kepada 63 pegawai yang memasuki masa purnatugas pada periode 1 Oktober 2025 hingga 1 September 2026.
Mewakili Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto hadir untuk menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para pegawai yang telah menyelesaikan masa tugasnya di lingkungan Kemensetneg.
“Saya menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu atas dedikasi, loyalitas, ketekunan, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun kepada negara, khususnya kepada Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Wamensesneg.
Menurutnya, para ASN purnabakti telah mengabdikan bagian penting dari perjalanan hidupnya untuk Kemensetneg. Sebagian di antaranya bahkan telah bekerja melintasi berbagai masa pemerintahan, menghadapi perubahan kepemimpinan, organisasi, teknologi, serta dinamika tugas negara, namun tetap menjaga komitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Untuk semua itu, negara dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara patut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Wamensesneg menegaskan bahwa pengabdian para pegawai selama bertahun-tahun tidak hanya tercermin dari pekerjaan yang mendapat perhatian publik, tetapi juga dari berbagai tugas yang dilakukan di balik layar untuk memastikan roda pemerintahan dan kegiatan kenegaraan berjalan dengan tertib dan lancar.
Ia menyebutkan, para pegawai telah menjalankan beragam tugas, mulai dari mengurus administrasi, menjaga arsip negara, menyiapkan data dan bahan kebijakan, menjaga fasilitas, memberikan pelayanan dan analisis, hingga memastikan berbagai kegiatan kenegaraan dapat berlangsung dengan baik.
“Mungkin tidak semuanya terlihat. Mungkin tidak semuanya tercatat dalam berita. Tetapi saya ingin mengatakan kepada Bapak dan Ibu sekalian, pengabdian itu tidak pernah sia-sia,” tegas Bambang.
Wamensesneg menambahkan, negara tidak hanya berjalan karena keputusan-keputusan besar yang terlihat oleh masyarakat, tetapi juga karena kerja para pegawai yang setiap hari menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta memastikan setiap bagian dari sistem pemerintahan bekerja sebagaimana mestinya.
Memasuki masa purnabakti, Wamensesneg mengingatkan bahwa berakhirnya masa kedinasan bukan berarti berakhir pula kesempatan untuk mengabdi dan berkarya. Menurutnya, purnatugas merupakan selesainya satu babak pengabdian formal sekaligus dimulainya babak kehidupan yang baru.
“Acara hari ini bukanlah acara untuk mengatakan selamat tinggal. Karena mulai hari ini sekalipun status kepegawaian berubah, Bapak dan Ibu tetap menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Wamensesneg.
Sementara itu, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti menyampaikan, sebanyak 63 pegawai memasuki masa purnabakti pada periode 1 Oktober 2025 hingga 1 September 2026. Dari 63 pegawai tersebut, imbuh Nanik, berasal dari Sekretariat Presiden sebanyak 29 orang, Sekretariat Wakil Presiden 10 orang, Sekretariat Kementerian 7 orang, Sekretariat Dukungan Kabinet 6 orang, Sekretariat Militer Presiden 5 orang, serta 6 orang dari kedeputian di lingkungan Kemensetneg.

“Puluhan tahun pengabdian bukanlah waktu yang singkat. Setiap karya dan dedikasi Bapak dan Ibu telah menjadi bagian dari perjalanan serta legacy Kementerian Sekretariat Negara yang akan terus dikenang,” pungkas Nanik.
Menutup rangkaian acara, Wamensesneg menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan ASN purnabakti sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan. Acara juga diisi dengan pemberian apresiasi dan tali kasih kepada para ASN yang memasuki masa purnabakti. (NOV/FID-Humas Kemensetneg)