Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global, Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2023

 
bagikan berita ke :

Kamis, 01 Juni 2023
Di baca 1147 kali

Bertempat di Lapangan Upacara Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kementerian Sekretariat Negara menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai di Lingkungan Lembaga Kepresidenan, Kamis (1/6).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan, Sekretariat Wakil Presiden, Velix Vernando Wanggai memimpin jalannya Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 yang bertemakan "Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global".

Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023. Dalam amanat yang dibacakan, Presiden menyampaikan bahwa dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ini mengingatkan untuk terus mengamalkan ideologi Pancasila, mengenang jasa pendahulu, serta mensyukuri prestasi bangsa Indonesia berkat bimbingan Pancasila.

“Di tengah krisis yang melanda dunia, termasuk krisis kesehatan, pangan, energi dan keuangan, Indonesia termasuk satu dari sangat sedikit negara yang berhasil menanganinya. Kondisi ekonomi, sosial dan politik kita stabil terjaga dan bahkan semakin kokoh. Inflasi terkendali, investasi tumbuh dan peluang kerja bertambah,” ujar Velix membacakan amanat Presiden Republik Indonesia.


Amanat Presiden Republik Indonesia menyampaikan keadilan dan pemerataan, harus dipadukan dengan kesejahteraan. Itulah yang ingin diwujudkan melalui reformasi struktural, peningkatan SDM dan hilirisasi industri. “Kita ingin kekayaan alam negeri ini bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Kita ingin mengolahnya dulu di dalam negeri untuk buka lapangan kerja dan dapatkan nilai tambah,” ucap Velix.

Velix menyampaikan ideologi Pancasila yang mengajarkan sikap toleran, keberanian dan menghargai perbedaan, telah membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia.  “Presidensi G20 telah sukses kita laksanakan, negara yang berseteru, bahkan yang sedang berperang, bisa duduk bersama untuk mencari solusi damai, Keketuaan Indonesia di ASEAN juga akan kita manfaatkan untuk membuat ASEAN semakin kokoh, bersatu dan terus menjadi jangkar perdamaian dan kemakmuran Kawasan, ini adalah bukti bahwa Pancasila bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga relevan untuk dunia,” ucap Velix.

Terakhir, Presiden mengajak rakyat Indonesia untuk bergerak bersama, menolak ekstrimisme, menolak politisasi identitas dan agama, serta menolak segala bentuk provokasi. “Mari kita sambut pesta demokrasi dengan kedewasaan dan suka cita dengan memegang teguh Pancasila, mari perjuangkan visi Indonesia 2045 menjadi Indonesia maju, naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju yang adil, sejahtera dan merata serta berwibawa dalam percaturan pergaulan dunia” tutup Velix membacakan amanat Presiden Republik Indoensia. (ART/YLI- Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
6           1           0           0           0