Humas Kemensetneg RI, Tempat Mahasiswa Belajar dan Berkontribusi

 
bagikan berita ke :

Rabu, 10 Juli 2019
Di baca 2029 kali

“Menuntut ilmu bisa dimana saja, kapan saja. Tak terbatas tempat, tak terkekang usia”—Dini Nuzulia Rahmah (Anak-Anak Kolong Langit)

Masa liburan kuliah telah tiba. Berbagai kegiatan dilakukan mahasiswa untuk melewati masa liburan ini, mulai dari berwisata, pulang ke kampung halaman, atau justru mencari pengalaman dan ilmu melalui magang di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI). Setiap tahun, Kemensetneg RI memang membuka kesempatan magang di Asisten Deputi Hubungan Masyarakat yang terdiri atas Bidang Pengelolaan Informasi Publik (PIP), Bidang Peliputan dan Dokumentasi (Peldok), Bidang Monitoring dan Evaluasi (Monalisa), dan Bidang Diseminasi Informasi (Disfo).

Setiap kali masa magang berlangsung, terdapat puluhan mahasiswa yang menjadi peserta magang. Kali ini ada empat mahasiswa yaitu, Ulfa, Savira, Intan, dan Rizky, yang membagikan kisahnya bergabung menjadi bagian dari Bidang Disfo Humas Kemensetneg RI.


Keempat mahasiswa ini berasal dari daerah dan memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mereka juga tak saling kenal sebelumnya. Namun, melalui kegiatan magang yang mereka lakukan, mereka bekerjasama guna membantu kinerja dari Disfo Humas Kemensetneg RI.

Salah satu peserta magang, Ulfa (22) yang merupakan mahasiswi Sastra Inggris, Universitas Airlangga, menceritakan persiapannya sebelum memutuskan untuk magang.

“Pertama ya nyoba untuk daftar, mengirimkan berkas. Karena asalku dari Surabaya, untuk magang ini pastinya minta ijin dari orangtua dan menyiapkan mental juga untuk tinggal jauh dari rumah,” katanya.

Meskipun sempat ragu, Ulfa tetap memberanikan diri untuk mendaftar dan mengikuti segala proses mulai dari seleksi berkas hingga wawancara. Ia mengaku senang mendapatkan kesempatan magang ini. “Aku memang punya passion di bidang humas dan ada rasa ingin mengabdi juga. Aku merasa betah walaupun merantau karena orang-orang di sini ramah dan welcome,” katanya dengan semangat.

Selama magang, tugasnya adalah menerjemahkan artikel bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Dalam mengerjakan tugas penerjemahan ini, Ulfa tak sendirian. Ia bersama peserta magang lain yaitu Savira, bahu membahu dalam penerjemahan agar berita mengenai Indonesia dapat dinikmati pula oleh masyarakat internasional.

Savira (21) merupakan mahasiswi Sastra Perancis, Universitas Indonesia. Walaupun latar belakang pendidikannya adalah Sastra Perancis, Savira telah terbiasa dalam menerjemahkan artikel ke bahasa Inggris karena ia pernah magang sebagai penerjemah di Kedutaan Besar Amerika Serikat (USAID). Dengan bekal pengalaman tersebut, Savira berharap dapat menggunakannya untuk membantu kinerja Disfo. Selain itu, ia juga ingin mempelajari bidang kehumasan.

“Motivasi aku untuk magang, yang utama adalah mencari pengalaman, kemudian juga untuk mendalami bidang kehumasan, ya. Karena (bidang kehumasan) tidak dipelajari di kampus. Aku berharap dari magang ini bisa menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuanku,” kata Savira.

Selain penerjemahan, di Bidang Disfo juga terdapat pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan website dan media sosial. Untuk pekerjaan ini, ada Intan yang berperan dalam penulisan artikel dan Rizky yang bertugas untuk mendesain materi publikasi agar lebih menarik secara visual.


Intan (22) merupakan mahasiswi peminatan Jurnalisme, Ilmu Komunikasi, Universitas Indonesia. Dengan ilmu yang ia dapatkan baik dari kampus maupun pengalaman magang sebagai reporter, ia berharap dapat berkontribusi untuk Humas Kemensetneg RI.

“Ingin bisa mempraktikkan ilmu dari kuliah dan juga belajar bagaimana kerja untuk instansi pemerintah. Biasanya kan kalo di kampus lebih fokus belajar dari sisi media, dari sisi jurnalis, nah sekarang ingin merasakan kalau di humas pemerintah gimana,” ungkap Intan.

Senada dengan Intan, Rizky (23) yang merupakan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) juga ingin menyalurkan kemampuannya melalui magang ini. Sebelumnya, Rizky telah bekerja di sebuah agensi jasa desain grafis yang menangani branding dari berbagai perusahaan. Oleh sebab itu, kini ia ingin mencari pengalaman baru di instansi pemerintah.

“Magang ini untuk mencari pengalaman baru di pemerintahan. Berharap bisa nambah pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat yang nanti akan diterapkan saat sudah bekerja,” ujar Rizky.

Dari pendapat para peserta magang di Bidang Disfo ini, dapat terlihat antusiasme mereka untuk belajar selama kurun waktu tiga bulan magang, yakni 1 Juli sampai 30 September 2019. Selain itu, mereka juga berharap dengan kemampuan yang mereka miliki, mereka dapat membantu kinerja Humas Kemensetneg RI agar berjalan dengan maksimal dan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia. (Putu Intan Raka Cinti/Mahasiswa Magang UI – Humas Kemensetneg)

 

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
16           2           0           0           1