Pemerintah Indonesia Sampaikan Penyesalan Mendalam atas Kasus Timtim

Selasa, 15 Juli 2008

"Kami menyampaikan penyesalan yang amat dalam atas apa yang terjadi di masa lalu yang menimbulkan korban jiwa dan harta

Presiden Yudhoyono Bertolak ke Bali Untuk Terima Laporan KKP

Selasa, 15 Juli 2008

Presiden Yudhoyono bertolak menuju Bali dengan menggunakan pesawat khusus Garuda Boeing 737-500 yang terbang dari Lanud TNI AU

Wapres Buka Seminar 100 Tahun Muhammad Natsir

Selasa, 15 Juli 2008

  Almarhum banyak dinilai sebagai politisi muslim yang pandai dan santun dalam berpolitik. Ia dilahirkan 17 Juli 1908 di

Mahasiswa Indonesia Ikut Dua Ajang Olimpiade Dunia

Selasa, 15 Juli 2008

Dua ajang olimpiade tersebut, masing-masing International Scientic Olympiad on Mathematics (ISOM), di Iran tanggal 15 Juli sampai

Presiden Serukan Bantuan Konkret bagi Palestina

Selasa, 15 Juli 2008

Berbicara saat membuka konferensi tingkat menteri kerja sama strategis Asia Afrika untuk pembangunan kapasitas Palestina di Istana

Sumarsono Dilantik Jadi Dubes RI untuk Myanmar

Selasa, 15 Juli 2008

Sebelum mengambil sumpah, Presiden SBY bertanya kepada Dubes yang dilantik, bersediakah mereka mengangkat sumpah menurut agamanya.

Wapres Saksikan Penandatanganan Aturan Pengalihan Hari Kerja

Selasa, 15 Juli 2008

Penandatanganan yang melibatkan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Tenaga Kerja dan

Dihadiri PM Palestina - Presiden Buka New Asian African Strategic Partnership

Senin, 14 Juli 2008

Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dalam laporannya menjelaskan, dalam pertemuan ini dihadiri pula perwakilan delegasi dari

Presiden Yudhoyono Menerima PM Salam Fayyad

Senin, 14 Juli 2008

Perdana Menteri Fayyad tiba di Istana Merdeka pukul 10.00 WIB dan disambut oleh Presiden Yudhoyono yang didampingi Menko Polhukam

Presiden Yudhoyono Dukung Penataan Kembali Keanggotaan DK PBB

Senin, 14 Juli 2008

"Indonesia setuju harus ada penataan kembali pada organisasi PBB, karena situasi saat ini berbeda dengan paska Perang Dunia